帰省 vs 帰郷 vs 里帰り

Untuk menyatakan “mudik” atau “pulang kampung” dalam bahasa Jepang, ada tiga istilah yang digunakan, diantaranya 帰省 (kisei), 帰郷 (kikyou), dan 里帰り (satogaeri).

Menarik ya, ada tiga istilah yang seolah maknanya sama.
Terus bedanya apa mang?

Ok, mari kita coba bedah dulu dari sisi definisinya (定義 teigi).

・帰省 (kisei)
Kata ini makna harfiahnya “berkunjung ke rumah orang tua” atau “pulang ke kampung halaman”. “Kampung halaman” yang dimaksud adalah tempat kita dibesarkan. Jadi 帰省 bisa juga diartikan “pulang ke kampung halaman untuk mengunjungi orang tua dan sanak saudara”.

Dalam kata 帰省 terdapat huruf 省 yang berarti “berkunjung たずねる (tazuneru)”, “menjenguk 見舞う(mimau)”, “memastikan orang tua atau sanak saudara dalam keadaan baik-baik saja親の安否を確かめる (oya no anpi wo tashikameru)”.

Gini mang, pertanyaan pertama yang diajukan saat berkunjung ke rumah orang tua kan “Gimana kabar ayah/ibu, sehat?”, nah itu maksudnya 親の安否を確かめる.

Poinnya, 帰省 adalah pulang kampung dalam jangka waktu yang singkat (短期間の訪問 ‘tankikan no houmon’), misalnya paling lama satu minggu. Jadi sifatnya hanya sementara (一時的 ‘ichijiteki’), bukan kembali ke kampung halaman lalu menetap di sana. 帰省 hanya dilakukan di waktu-waktu tertentu seperti perayaan Obon, kalau di Indonesia mah saat libur lebaran, atau kalau ada libur panjang seperti Natal, Tahun Baru, dan lain-lain.

・帰郷 (kikyou)
Kata ini makna harfiahnya “pulang ke kampung halaman setelah sekian lama merantau”. Huruf 郷 dalam kata 帰郷 bermakna “ふるさと (‘furusato’ kampung halaman)” atau 生まれ育った土地 (tanah tempat lahir dan dibesarkan ‘umaresodatta tochi’).

帰郷 jangka waktunya lebih lama dari 帰省, karena seperti yang dijelaskan di awal, kata ini biasa digunakan untuk mengatakan “pulang setelah sekian lama menetap di suatu tempat (luar kota, luar daerah, atau luar negeri)” karena berbagai alasan, entah itu urbanisasi, transmigrasi, pekerjaan (pengaruh penempatan dinas), dan lain sebagainya.

帰郷 juga bisa berarti “pulang kembali ke daerah asal, lalu menjalani kehidupan, bekerja dan beraktivitas di kampung halaman (menetap)”.

・里帰り (Satogaeri)
Makna harfiah istilah ini memang “pulang kampung”, tapi bukan pulang kampung biasa mang.
Kok gitu?
Gini mang, istilah ini lebih sering digunakan oleh wanita yang sudah menikah saat mengatakan pulang kampung. Kalau “pulang kampung” di situ maksudnya “pulang ke rumah orang tua”. Jadi tidak digunakan oleh pria.

Logikanya, ketika wanita menikah, dia pasti ikut suaminya dan meninggalkan orang tuanya kan?
Makanya istilahnya “pulang ke rumah orang tua”, atau kalau di lagu jadul mah kan ada tuh “pulangkan saja aku pada ibuku atau ayahku… (bacanya jangan sambil nyanyi)”. Nah “pulang” di situ maksudnya 里帰り.

Namun, maknanya bukan cuma sebatas itu, orang yang pindah ke luar negeri lalu pulang ke tanah airnya, itu juga disebut 里帰り.

Istilah ini juga tidak hanya digunakan untuk manusia, tapi bisa juga untuk benda seni atau karya sastra. Misalnya ada karya sastra atau benda seni yang dibawa ke luar negeri, lalu dikembalikan ke negara asalnya, nah itu juga disebut 里帰り.

Simpulannya,
☆帰省 → Pulang sementara (mudik) ke kampung halaman di waktu tertentu seperti lebaran, untuk menjenguk orang tua dan sanak saudara. Penekanannya pada PULANG SEMENTARA. Jadi 帰省 diterjemahkan “MUDIK”.

☆帰郷 → Pulang kampung dan MENETAP di kampung halaman. Jadi 帰郷 diterjemahkan “PULANG KAMPUNG”.

☆里帰り → Hanya digunakan oleh wanita yang sudah menikah saat mengatakan “pulang kampung” dalam konteks “pulang ke rumah orang tua”.

Gitu mang.
Segitu dulu semoga tidak puas.

Heru Erlangga

Sumber :
https://chigai-allguide.com/%E5%B8%B0%E7%9C%81%E3%81%A8%E5%B8%B0%E9%83%B7%E3%81%A8%E9%87%8C%E5%B8%B0%E3%82%8A/
https://business-textbooks.com/kisei-kikyou-satogaeri/
https://meaning-dictionary.com/%E3%80%8C%E9%87%8C%E5%B8%B0%E3%82%8A%E3%80%8D%E3%81%A8%E3%80%8C%E5%B8%B0%E9%83%B7%E3%80%8D%E3%81%A8%E3%80%8C%E5%B8%B0%E7%9C%81%E3%80%8D%E3%81%AE%E9%81%95%E3%81%84%E3%81%A8%E3%81%AF%EF%BC%9F%E8%8B%B1/
Diakses pada 4 Mei 2020.